Kopi dan Tadarus Al Quran

Bismillahirrahmanirrahim,

Salah satu ibadah yang paling banyak dilakukan kaum muslimin saat bulan Ramadhan adalah membaca Al Quran. Dimana terdapat banyak sekali keutamaan apabila kita melakukannya. Salah satu keutamaannya adalah ganjaran pahala, sebagaimana sabda nabi SAW:

Siapa yang membaca satu huruf dari kitab al-Qur’an, maka dia mendapat pahala untuk tiap huruf kebaikan, dan tiap kebaikan itu berlipat ganda sepuluh kali. Saya tidak berkata, ‘Alif, lam, mim,’ itu satu huruf, tetapi, alif satu huruf, lam satu huruf dan mim satu huruf. (HR. al-Hakim)

Ganjaran pahala tersebut terlepas dari syarat pembacaan yang harus tartil. Sehingga orang yang masih terbata-bata pun dapat mengambil manfaat.

Nabi SAW bersabda:

عَنْ عَائِشَةَ رضى الله عنها قَالَتْ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- « الْمَاهِرُ بِالْقُرْآنِ مَعَ السَّفَرَةِ الْكِرَامِ الْبَرَرَةِ وَالَّذِى يَقْرَأُ الْقُرْآنَ وَيَتَتَعْتَعُ فِيهِ وَهُوَ عَلَيْهِ شَاقٌّ لَهُ أَجْرَانِ ».

Aisyah radhiyallahu ‘anha meriwayatkan bahwa Rasulullah SAW bersabda: “Seorang yang lancar membaca Al Quran akan bersama para malaikat yang mulia dan senantiasa selalu taat kepada Allah, adapun yang membaca Al Quran dan terbata-bata di dalamnya dan sulit atasnya bacaan tersebut maka baginya dua pahala”. (HR. Muslim)

Nabi SAW bersabda:

‏إن الله كتب الحسنات والسيئات ثم بين ذلك فمن هم بحسنة فلم يعملها كتبها الله له عنده حسنة كاملة فإن هو هم بها فعملها كتبها الله له عنده عشر حسنات إلى سبع مائة ضعف إلى أضعاف كثيرة

Sesungguhnya Allah mencatat setiap amal kebaikan dan amal keburukan. Kemudian Rasulullah menjelaskan: “Orang yang meniatkan sebuah kebaikan, namun tidak mengamalkannya, Allah mencatat baginya satu pahala kebaikan sempurna.  Orang yang meniatkan sebuah kebaikan, lalu mengamalkannya, Allah mencatat pahala baginya 10 sampai 700 kali lipat banyaknya”. (HR. Muslim no.1955)

Membaca Al Quran pada bulan Ramadhan secara berpasangan biasanya disebut tadarus oleh umat muslim. Tadarus menjadi menu favorit karena ganjaran pahala diatas dapat di “combo” dengan keutamaan bulan Ramadhan.

Dalam sebuah hadits qudsi:

كل عمل ابن آدم له الحسنة بعشر أمثالها إلى سبعمائة ضعف قال عز و جل : إلا الصيام فإنه لي و أنا الذي أجزي به

Setiap amal manusia akan diganjar kebaikan semisalnya sampai 700 kali lipat. Allah Azza Wa Jalla berfirman: “Kecuali puasa, karena puasa itu untuk-Ku dan Aku yang akan membalasnya.” (HR. Muslim no.1151)

Firman Allah SWT:

لَيْلَةُ الْقَدْرِ خَيْرٌ مِنْ أَلْفِ شَهْرٍ

Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan. (QS. Al-Qadr: 3).

Maksudnya adalah ibadah di malam Lailatul Qadar lebih baik dari ibadah seribu bulan lamanya atau sekitar delapan puluh tahunan. Luar biasa bukan!!

Lalu, apa hubungannya dengan kopi?

Walaupun ada hadits nabi yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah ra tentang terbelenggunya setan pada bulan Ramadhan, namun kadangkala mata juga bisa berasa sepat dan ngantuk. Kopi bisa dinikmati sembari bercengkrama dengan sahabat pada saat kantuk mulai melanda. Insya Allah mata menjadi segar kembali dan tadarus pun bisa berlanjut dengan upaya maksimal.

Dari Abu Hurairah RA, Nabi SAW bersabda:

إِذَا جَاءَ رَمَضَانُ فُتِّحَتْ أَبْوَابُ الْجَنَّةِ وَغُلِّقَتْ أَبْوَابُ النَّارِ وَصُفِّدَتِ الشَّيَاطِينُ

Apabila Ramadhan tiba, pintu surga dibuka, pintu neraka ditutup, dan setan dibelenggu. (HR. Bukhari no. 1899 dan Muslim no. 1079).

Wallahu A’lam Bisshawab.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *